Karhutla
5
Kekeringan
96
Non Alam
2
Gempa Bumi
1
Angin Kencang
2
Periode 01-Sep-2026 s/d 31-Okt-2026
*Icon pada peta menunjukan lokasi kejadian. Tampilkan Peta Penuh
Catatan :Dikarenakan intensitas hujan yang menurun diwilayah tersebut sehingga mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih setiap harinya
Dikarenakan kondisi bangunan yang sudah lapuk dan di tambah angin kencang sehingga mengakibatkan 1 bangunan/rumah jebol pada bagian dinding kamar
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Pukul 16.00 WIB (Hari Pertama): Titik api pertama kali terdeteksi bukan di area TPA Galuga, melainkan di area ladang/kebun yang merupakan bekas tempat pembuangan sampah nonaktif. Namun untuk penyebab adanya api di ladang tersebut belum diketahui
Dikarenakan Angin kencang dan kondisi bangunan rumah yang sudah Lapuk sehingga mengakibatkan satu unit rumah mengalami kerusakan
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih
Kondisi rumah yang sudah tua dan rapuh serta adanya 2 kali gempa bumi yang terasakan getarannya oleh pemilik rumah (1. pada 1 September 2026 pkl. 17.53 wib yang terjadi di cianjur, 2. pada 04 September 2026 pkl. 23.07 yang terjadi pada gunung Krakatau) mengakibatkan 1 unit rumah roboh / ambruk pada bagian atap dan tembok rumah.
Diperkirakan pada jam 13:30 WIB ada warga yg melihat dibeberapa titik api yang menyala di area lahan, tapi untuk sumber api tidak diketahui, Membesarnya api yang diindikasikan karna kemarau, sehingga membakar dedaunan dan ranting pohon yang sudah kering.